Awal Mula Manusia Merokok, Bagaimana Sejarahnya?

Estimated read time 2 min read

Mengisap rokok sudah jadi kebiasaan. Meskipun diakui tidak baik untuk kesehatan, merokok apalagi tetap jadi keseharian banyak orang. Dilansir laman Tobacco Atlas, didalam sejarahnya, merokok pertama kali dikerjakan di Amerika Selatan terhadap 4.000 th. sebelum akan masehi.

Ketika itu, merokok atau mengunyah tembakau merupakan daftar sbobet terpercaya bagian dari ritual perdukunan. Beberapa abad lantas tembakau diperkenalkan di daratan Eropa pasca-Cristopher Colombus mendapatkan tumbuhan tembakau.

Bangsa Eropa lantas mempunyai tembakau itu berbagai tempat bersama dengan menggunakan kapal laut. Para pelaut lantas meniru normalitas suku Aborigin yang menggunakan tembakau untuk merokok bersama dengan langkah dipadatkan ke didalam pipa atau cerutu.

Tembakau yang tenar bersama dengan aromanya yang wangi, ternyata tidak cuma dapat dinikmati bersama dengan langkah diisap, tapi terhitung bersama dengan langkah dihirup. Cara ke dua ini dinilai lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan asap rokok.

Baca juga:

5 Kebudayaan Kuno di Amerika Serikat, Warisan Penduduk Asli!

5 Budaya di Thailand yang Wajib Diperhatikan Wisatawan

Menghirup tembakau dipercayai dapat membuat sembuh pilek dan membuat sembuh radang hidung. Cara ini banyak digunakan di bangsa-bangsa di Asia, Afrika, Amerika, dan lebih dari satu Eropa. Menikmati tembakau bersama dengan langkah dikunyah terhitung jadi normalitas yang tersebar di kalangan petani Amerika.

Penggunaan tembakau lantas berkembang bersama dengan langkah meletakkan tembakau ke didalam sebuah kertas tertentu yang dilinting bersama dengan menggunakan tangan. Rokok pun ditemukan. Dengan cepat langkah baru menikmati tembakau ini menyebar dan awalannya terlalu digemari para pelaut dan tentara. Pada 1830, tembakau yang dilinting di didalam kertas tiba di Perancis dan negeri ini pula arti sigaret atau rokok pertama kali ditemukan.

Mesin pembuat rokok pertama yang dipatenkan adalah buatan Juan Nepomuceno Adorno dari Meksiko terhadap 1847. Produksi rokok meningkat sesudah mesin baru dikembangkan James Albert Bonsack dari AS terhadap 1880-an.

Mesin buatan Bonsack ini dapat memproses rokok dari cuma 40.000 batang sampai kira-kira 4 juta batang didalam sehari. Pengguna rokok menigkat pesat di dunia Barat terhadap abad ke-20. Di AS terhadap awal abad ke-20 tercatat konsumsi rokok kebanyakan cuma 54 batang per orang tiap-tiap tahunnya. Pada 1965 konsumsi rokok di AS melonjak jadi 4.295 batang per kapita per tahun. .

Saat itu 50 prosen pria dan 30 prosen perempuan menggunakan 100 batang rokok didalam setahun. Pada 2000, konsumsi rokok di AS anjlok sampai 2.092 batang per orang per tahun. Dan terhadap 2016 lagi turun jadi 1.691 batang rokok per orang per tahun.

You May Also Like

More From Author