Selain Kebiasaan Dari Kota Gorontalo Dikenali Rumah Kebiasaan Dan Keunikannya

Rumah adat Gorontalo merupakan salah satu bentuk budaya yang benar-benar kuat dan penuh makna religius.

Pasalnya, Gorontalo memiliki sejarah dan peradaban Islam di masa lampau yang benar-benar kuat sehingga bentuk budaya, seperti rumah adat menjadi salah satu peninggalan terbesarnya.

Ada dua variasi rumah adat Gorontalo slot depo qris 5rb yang benar-benar familiar dalam masyarakat lokal, sekalipun memberikan simbol budaya penuh makna, merupakan Dulohupa dan Bantayo Poboide yang paling dikenal masyarakat.

Dikutip dari laman Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, dua rumah adat Gorontalo tersebut kental dengan budaya. Malahan, arstitekturnya malahan dibangun menurut konsep adat istiadat atau kepercayaan.

Berikut ini merupakan kabar tentang rumah adat Gorontalo, disimak yuk Moms!

Filosofi dan Keunikan Rumah Selain Gorontalo
Menjadi tempat yang sakral, ada dua variasi rumah adat Gorontalo yang perlu Moms ketahui sebagai berikut.

Simak keunikan rumah adat Gorontalo berikut ini.

1. Rumah Selain Bantayo Poboide

Rumah adat Gorontalo ini merupakan salah satu tempat yang acap kali difungsikan sebagai tempat upacara adat dan bermusyawarah.

Ada malahan, Bantayo Poboide memiliki dua makna, merupakan Bantayo sebagai gedung atau bangunan, juga Poboide yang berarti tempat bermusyawarah.

Bangunan rumah adat Bantayo Poboide ini bermaterial kayu terdiri dari kayu cokelat dan kayu hitam.

Kayu hitam lazim diaplikasikan masyarakat untuk membuat bagian kusen, pagar blankon, ukiran yang ada pada ventilasi udara, hingga pegangan tangga.

Adapun kayu cokelat lazim diaplikasikan di pintu, jendela, lantai bangunan, hingga dinding gedung tersebut.

Gedung rumah adat Gorontalo ini memiliki luas 515,16 meter persegi dengan 8 tiang yang di semar pantas komposisi yang tepat.

Tiang tersebut terdiri dari 2 tiang berlokasi di bagian luar yang disebut Wolihi, meskipun 6 bagian lainnya memiliki makna tersendiri bagi pembuatnya.

Wolihi merupakan lambang kerajaan Limutu dari Gorontalo yang berambisi terus menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan nan kekal. 6 tiang lainnya melambangkan ciri khas masyarakat lou duluwo limo la pahalaa.

Adapun, secara keseluruhan Bantayo Poboide ini terbagi atas lima bagian:

1. Serambi luar atau depan.
2. Ruang tamu. Ruang ini merupakan ruangan memanjang dengan sebuah kamar di tiap-tiap ujung kanan dan kirinya.
3. Ruang tengah merupakan ruangan terluas diantara kelima bagian yang lain. Di ruangan ini terdapat dua buah kamar yang keduanya berlokasi di sisi kiri ruangan.
4. Ruang dalam memiliki luas dan bentuk yang sama dengan ruang tamu. Dua buah kamar juga terdapat di tiap-tiap ujung kanan dan kiri ruangan ini. memiliki pintu pada tiap kamar, di bagian dalam ini juga memiliki pintu yang menuju keserambi samping.
5. Ruang belakang tempat dapur, kamar mandi, dan kamar-kamar kecil. seperti di ruangan lainnya, kamar-kamar di ruang belakang ini berlokasi berderet memanjang. Pada tiap-tiap ujung kanan dan kirinya terdapat sebuah pintu keluar menuju serambi samping.

You May Also Like

More From Author