Warisan Kebiasaan Tak Benda Indonesia 2023 Bertambah Jadi 1.941

Jakarta: Jumlah Warisan Kebiasaan Tak Benda Indonesia (WBTI) bertambah. Tahun ini ada penambahan 213 WBTI.

“Totalnya WBTI 2023 nambah 214. Jadi, kini ada 1.941 se-Indonesia. Kemudian spaceman slot jikalau cagar kultur itu di atas 200 di tingkat nasional,” kata Direktur Pelindungan Kebudayaan Kemendikbudristek, Judi Wahjudin, dalam acara Apresiasi Warisan Kebiasaan di Jakarta, Rabu, 25 Oktober 2023.

Judi mengatakan penambahan ini jangan dipandang sebagai nilai kuantitatif. Tapi, juga patut ditingkatkan secara kwalitas.
Dia menyebut WBTI yang sudah ditentukan akan diukur. Pihaknya akan memandang cara daerah meningkatkan kwalitas WBTI yang ada.

“Sesudah ditentukan itu rencana aksinya seperti apa, dan mulai tahun depan akan ada evaluasi, dalam tiga tahun ada pendampingan dan lain-lain,” ujar dia.

Jika tak ada kemajuan sesudah tiga tahun, Kemendikbudristek dapat mencabut status WBTI tersebut. Karena, pemajuan kebudayaan dari WBTI yaitu hal penting dalam meningkatkan kwalitas kultur.

“Sesudah diantar, tak ada proses, ada kemungkinan yang atribut-atribut kuncinya hilang itu akan dicabut status sebagai Warisan Kebiasaan Tak Benda Indonesianya, dan cagar kultur peringkat nasional,” tutur Judi.

Kuliah di kampus favorit dengan beasiswa full kini bukan lagi mimpi, karena ada 426 Beasiswa Full dari 21 Kampus yang tersebar di bermacam kota Indonesia.

Penyerahan sertifikat dilaksanakan oleh pemimpin Memory of the World Regional Committee for Asia and the Pacific (MOWCAP) Kwibae Kim terhadap Kepala Arsip Nasional Imam Gunarto diantar oleh Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Kabar Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) Mariana Ginting di Ulaan Baatar, Mongolia, pada Rabu, 8 Mei 2024.

Naskah yang diusulkan Perpusnas dan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat ini terpilih sesudah meniru proses pemilihan suara dari peserta pertemuan yang mewakili Australia dan Tuvalu, Bangladesh, Tiongkok, Filipina, India, Malaysia, Mongolia, Uzbekistan, dan Vietnam.

Kecuali naskah Tambo Tuanku Imam Bonjol, penetapan Memory of the World for Asia and the Pasific juga diberikan terhadap arsip Indarung Semen Padang yang diusulkan oleh PT Semen Padang, dan arsip seputar Indonesian Sugar Research Institut tahun 1887-1986 yang diusulkan Kantor Perpustakaan dan Arsip Jawa Timur serta Balai Penelitian Gula Indonesia.

You May Also Like

More From Author